Live
◆Pemkot Bengkulu luncurkan 5.000 program digitalisasi UMKM◆Rafflesia arnoldii mekar di TNKS, diameter capai 95 cm◆Harga kopi Robusta Bengkulu naik 40% di pasar internasional◆OpenAI rilis model o4-Pro yang mampu perbaiki bug produksi sendiri◆QRIS nasional targetkan 100% transaksi retail akhir 2026◆Startup Indonesia raih $120 juta pendanaan Series B◆Indeks literasi digital Indonesia naik ke peringkat 3 ASEAN◆Batik Besurek Bengkulu viral TikTok, pesanan tembus 10.000 unit◆Pemkot Bengkulu luncurkan 5.000 program digitalisasi UMKM◆Rafflesia arnoldii mekar di TNKS, diameter capai 95 cm◆Harga kopi Robusta Bengkulu naik 40% di pasar internasional◆OpenAI rilis model o4-Pro yang mampu perbaiki bug produksi sendiri◆QRIS nasional targetkan 100% transaksi retail akhir 2026◆Startup Indonesia raih $120 juta pendanaan Series B◆Indeks literasi digital Indonesia naik ke peringkat 3 ASEAN◆Batik Besurek Bengkulu viral TikTok, pesanan tembus 10.000 unit
TravelingDestinasi

7 Hidden Gem di Rejang Lebong yang Belum Banyak Diketahui Wisatawan

Dari air terjun tersembunyi hingga kebun teh di ketinggian 1.400 mdpl, Rejang Lebong menyimpan destinasi wisata yang masih sangat alami dan belum ramai.

YYusuf Hamdani
·3 hari lalu·6 menit baca
Hidden Gem Nature Indonesia

Kabupaten Rejang Lebong di dataran tinggi Bengkulu menyimpan deretan destinasi wisata alam yang masih jauh dari keramaian turis. Jaraknya sekitar 80 km dari Kota Bengkulu, dengan pemandangan sepanjang jalan yang sudah cukup indah — bukit-bukit hijau, perkebunan kopi, dan sungai-sungai jernih yang membelah lembah. Jika kamu mencari pengalaman wisata yang autentik dan belum terjamah Instagram, Rejang Lebong adalah jawabannya.

Destinasi pertama adalah Air Terjun Curug Sembilan di Desa Talang Empat, Kecamatan Bermani Ulu. Sesuai namanya, ada sembilan tingkatan air terjun yang berjejer dalam satu aliran sungai, masing-masing dengan ketinggian antara 5–25 meter. Trek menuju lokasi melewati hutan sekunder yang masih rapat, memakan waktu sekitar 45 menit berjalan kaki dari parkir. Sangat sedikit wisatawan yang tahu tentang tempat ini, sehingga kamu hampir bisa menikmatinya sendirian.

Kedua adalah Kebun Teh Sindang Jati di ketinggian 1.400 mdpl, salah satu kebun teh tertua di Sumatera yang sudah berproduksi sejak era kolonial Belanda tahun 1930-an. Di sini kamu bisa melihat proses petik teh manual oleh pemetik berpengalaman, tur pabrik pengolahan teh, dan tentu saja mencicipi berbagai jenis teh segar di kedai sederhana yang menghadap langsung ke hamparan hijau kebun. Pagi hari adalah waktu terbaik — kabut tipis masih menyelimuti lereng bukit dan udara segar terasa seperti AC alami.

Ketiga adalah Danau Tes, danau terbesar di Bengkulu yang terbentuk secara alami di lembah Rejang Lebong. Permukaannya yang tenang memantulkan bayangan bukit-bukit hijau di sekelilingnya, menciptakan pemandangan yang sangat photogenic terutama saat matahari terbit. Di tepian danau ada desa nelayan tradisional Kutai Donok di mana kamu bisa menyewa perahu kecil untuk keliling danau dengan biaya sangat terjangkau — hanya Rp 30.000 per jam.

Keempat adalah Bukit Kaba, gunung berapi aktif di Rejang Lebong dengan ketinggian 1.938 mdpl. Treknya relatif mudah untuk pendaki pemula, memakan waktu 2–3 jam untuk mencapai puncak. Di sana menunggu pemandangan kawah aktif yang mengeluarkan asap belerang dan panorama 360° ke segala penjuru Bengkulu bahkan terlihat hingga Kota Bengkulu di hari yang cerah. Tersedia guide lokal berpengalaman dengan tarif Rp 100.000 per orang.

Kelima, Desa Wisata Taba Anyar menawarkan pengalaman homestay di rumah adat Rejang yang masih otentik. Tuan rumah akan mengajak tamu memasak masakan tradisional bersama, belajar menenun kain daerah, dan mengikuti ritual adat sederhana. Ini adalah wisata yang berbasis komunitas murni — uang langsung masuk ke kantong warga desa, bukan operator asing. Pemesanan bisa via WhatsApp Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Taba Anyar.

Keenam, Goa Lebong Sunut adalah goa vertikal sedalam 40 meter yang bisa dijelajahi dengan kegiatan rappelling dipandu pemandu lokal bersertifikat. Di dalam goa terdapat formasi stalaktit dan stalagmit yang mengesankan, serta koloni kelelawar yang akan beterbangan spektakuler saat senja. Terakhir, Camping Ground Nusa Indah di tepian Sungai Musi Hulu menawarkan area berkemah alami dengan fasilitas dasar yang sudah baik — kamar mandi, area api unggun, dan pemandangan langit malam yang bebas polusi cahaya, sempurna untuk pengamatan bintang.

Ditulis oleh Yusuf Hamdani
← Kembali ke Traveling